Showing posts with label Handmade Craft. Show all posts
Showing posts with label Handmade Craft. Show all posts

Thursday, 14 January 2016

Mahar Bertema Pantai untuk Pecinta Pantai


Pembuatan mahar ini berawal dari permintaan oleh duo bijak yang saya ngefans sama mereka. Why? Bagaimana tidak, Mas Helmy, sebut saja guru PAI yang tausiyahnya selalu menentramkan hati siapa saja yang mendengarnya. Simple dan bijak, tapi dalem, Bro! Mbak Mun yang “nggak bisa diem” dan sigap siaga. Haha. Waktu dulu tinggal serumah (ciee serumah) sewaktu kami penelitian di Karimunjawa, Mbak Mun lah yang menjadi ibu rumah tangga bagi kami semua. Hehe. Ada saja yang dikerjakannya. Entah nyapu rumah, nyuci baju, apa aja lah pokoknya rajin banget. Duo yang sangat cocok menurut saya.

“Pengennya tema maharnya Biologi banget ya, Hut” kata Mas Helmy.
Sempat bingung juga mau dibikin apa. Jujur, selama bikin mahar dan frame-frame lain saya selalu tidak pernah terpikir hasil akhirnya akan seperti apa. Tapi saya selalu punya bayangan akan ada apa saja nanti di dalamnya, paling tidak temanya pasti. Tapi kali ini temanya pun luas. Biologi luas, Men. Di kampus saya saja biologi masih dibagi lagi menjadi minat yang berbeda-beda (zoologi, botani, mikrobiologi, ekologi, & genetika). Saya sempat terpikir ada gabungan ekosistem-ekosistem di dalam satu frame tapi akhirnya memutuskan temanya pantai saja. Kan Mbak Mun suka pantai dan senengnya Mas Helmy setuju. Mas Helmy mah terserah aja sama saya, dan saya suka banget sama pemesan yang “terserahan” gini. Itu artinya saya bisa berkreasi lebih bebas. Hihihi.

Barakallah Mas Helmy dan Mbak Munifah, semoga selalu menjadi duo bijak idola saya. Selalu diberi keberkahan dalam menjalani hari hari sekarang dan yang akan datang dan menjadi kekasih sejati tidak hanya di dunia tapi juga di akhirat. Amin amin amin ya rabbal ‘alamin.







Monday, 27 February 2012

me and my pop up card #1 for haska competition

Hal pertama yang harus anda persiapkan untuk membuat pop up card hanyalah ide selanjutnya adalah kemauan :)

Mengapa pop up?
Konsep pop up sendiri lucu. Tidak banyak orang berpikir tentang pop up. Pop up menampilkan sesuatu yang berbeda dan unik. Bahan bakunya mudah didapat. Saya suka dan saya ingin membuatnya.
Bermodalkan pemikiran tersebut saya mengikuti lomba kartu lebaran dalam ramadhan ceria yang diadakan oleh himpunan aktivitas kajian agama fakultas saya dan berhasil menjadi first winner. Hore! :D

 
Darimana mendapatkan ide?
Darimana saja. Jangan berpikir rumit. Mulailah dari hal-hal yang sederhana. Yang terpenting adalah sesuai dengan tujuan. Lebaran yang saya gambarkan di pop up adalah seorang perempuan dan laki-laki yang bersaudara berlebaran di kampung halaman yang digambarkan dengan adanya hewan ternak. Warna-warna yang saya pilih adalah warna-warna pastel yang memberikan kesan lembut.

Bagaimana membuat pop up card?
Pertama, siapkan alat dan bahan. Kertas warna-warni, gunting, lem, pensil.
Selanjutnya potonglah kertas warna-warni sesuai dengan tema pop up anda. Bentuk menjadi sebuah gambar dengan susunan yang anda inginkan. Buatlah potongan kertas kemudian ditempel pada gambar dan bagian dari kartu sedemikian rupa sehingga bisa berdiri ketika kartu dibuka. Voila! Your pop up card ready to send, and now you can send it to me :D